Temukan Longsoran di Dasar Laut Merah, Tsunami Besar Intai Timur Tengah

Selamat datang Art-Apartman di Situs Kami!

KAIRO – Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Communications pada Januari 2024 menemukan dasar bawah air berusia 500 tahun di Laut Merah. Temukan Longsoran di Dasar Laut Merah, Tsunami Besar Intai Timur Tengah

BACA JUGA – Selidiki Keajaiban Nabi Musa, Terungkap Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Fir’aun

Longsoran ini terletak di dekat Semenanjung Sinai, Mesir, dengan panjang sekitar 10 kilometer dan lebar 5 kilometer. Begini ‘Isi Perut’ HP Konten Samsung Galaxy A25 5G

Longsor ini terjadi ketika lapisan tanah dan batuan di dasar laut runtuh akibat tekanan yang terlalu besar. Tekanan ini dapat disebabkan oleh gempa bumi, aktivitas gunung berapi, atau erosi.

Longsoran bawah laut dapat menimbulkan tsunami bila besarnya longsoran cukup besar dan energi yang dikeluarkan cukup banyak. Tsunami akibat gempa bawah laut biasanya memiliki gelombang yang lebih tinggi dan panjang dibandingkan tsunami akibat gempa bumi.

Studi yang dilakukan peneliti dari University of California, Santa Cruz, Amerika Serikat, mengungkap bahwa tanah bawah laut di Laut Merah berpotensi memicu tsunami hingga ketinggian 20 meter. Tsunami ini dapat menyebabkan kerusakan parah di wilayah pesisir Laut Merah, termasuk Mesir, Sudan, dan Arab Saudi.

Peneliti mengingatkan, longsor bawah laut di Laut Merah merupakan ancaman nyata yang harus diwaspadai. Tanah longsor ini dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan, dan dapat menimbulkan tsunami yang dahsyat.

Untuk mengurangi risiko tsunami, para peneliti merekomendasikan pemantauan rutin terhadap tanah bawah air di Laut Merah. Jika terjadi longsor, warga di wilayah pesisir harus diperingatkan sejak dini.

“Saya segera menyadari bahwa apa yang kami lihat adalah akibat dari kekuatan geologi yang telah merusak dasar laut,” tegas Purkis, ahli geosains kelautan dari University of Miami, seperti dilansir Nature.

Tanah longsor di bawah air kemungkinan besar menyebabkan gelombang setinggi 10 hingga 20 meter yang menghantam garis pantai Mesir sekitar 500 tahun yang lalu.

“Gempaan sekecil apa pun di tempat yang salah akan menyebabkan seluruh tembok runtuh, menyebabkan tsunami yang jauh lebih besar daripada yang terjadi 500 tahun lalu,” jelas Purkis. Temukan Longsoran di Dasar Laut Merah, Tsunami Besar Intai Timur Tengah

Laut Merah merupakan lubang maritim yang artinya semakin besar seiring dengan pergeseran dua lempeng tektonik yang membatasinya secara bertahap.

“Wilayah Mesir, seperti Arab Saudi, yang mengalami urbanisasi pesat, memiliki bahaya tertentu yang belum pernah diketahui sebelumnya, namun hal ini harus dilakukan, untuk menghindari bencana di masa depan.” kata Purkis.